Outdoor
Fashion
Life-Style

More News

1 Bulan Setelah Yes, I do..



(20 Oktober 2017 - 20 Nopember 2017)

Hari ini sebulan lalu adalah hari yang begitu istimewa buat hidupku. Tepat 20 Oktober 2017 aku resmi melepas status lajang dan siap memulai kehidupan baru bersama lelaki pilihanku.

Satu bulan berjalan, dari yang awalnya hanya bertemu selama 12 jam, kini menjadi 24 jam nonstop.
Ada banyak cerita selama satu bulan ini dan kesemuanya adalah cerita indah, unik, dan tentu ini pengalaman luar biasa. Syukur yang teramat mendalam aku panjatkan pada Sang pencipta dan semesta atas kebahagiaan ini, sungguh tak ada kebahagiaan yang lebih indah dari ini. 

Satu bulan berlalu, sebuah proses adaptasi yang harus terus kami bangun. Lamanya waktu pacaran serta waktu 3,5 tahun yang kami jalani ternyata banyak membantu dalam hal ini. Tak banyak penyesuaian yang harus kita lakukan, karena memang sedari pacaran dulu kami sudah terbiasa apa adanya. Tidak ada yang ditutup-tutupi, mulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil hingga besar, rasanya kami sudah hafal satu sama lain.

Menikah ternyata tidak hanya merubah status seseorang tetapi lebih dari itu ada banyak hal yang berubah. Rasa “keakuan” yang sebelumnya masih kami pertahankan perlahan-lahan mulai hilang. Kini tak ada lagi aku dan kamu, melainkan kita. Kita menjadi prioritas utama dalam segala hal, termasuk kebahagiaan. Dimana ketika aku merasakan bahagia begitu juga yang seharusnya dirasakan pasanganku. Sebagaimana janji yang sudah kita ucapkan di hadapan Tuhan, untuk selalu setia dalam suka dan duka, sehat dan sakit, maupun untung dan malang.

Satu bulan adalah sebuah awal bagi kami untuk mengarungi lautan kehidupan. Akan banyak gelombang, badai, serta ombak yang besar dalam perjalanan. Semoga kami selalu saling mengingatkan dan menguatkan janji yang sudah pernah kita ucapkan di hadapan Tuhan.

Semarang, 20 Nopember 2017
Dian&Berly


Situs Marketplace ini Akan Membantumu Menghasilkan Rupiah Tanpa Harus Keluar Rumah



Setelah lulus kuliah ada sebuah dilema yang dirasakan sebagian besar para mahasiswa. Apalagi kalau bukan kegalauan untuk mendapatkan pekerjaan. Saat ini mencari pekerjaan itu susah susah gampang. Ada ribuan pencari kerja namun nyatanya tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang di sediakan pemerintah. Buat yang sampai detik ini masih galau dan tak kunjung mendapatkan pekerjaan, berterima kasihlah pada era digital.
Hari ini kita hidup di era digital yang memberikan kemudahan untuk mengakses apapun, mulai dari belanja, belajar, menggunakan layanan jasa, bahkan sampai mencari lowongan pekerjaan. Tentu hal ini semakin memudahkan para pencari kerja, karena kita tidak perlu lagi bersusah-susah mengirimkan lamaran ke sebuah perusahaan, lalu interview dan harus menunggu waktu berhari-hari untuk mendapatkan hasilnya. Jaman sudah berubah, internet membawa dampak nyata akan perubahan itu.
Bagi kita yang sampai saat ini belum mendapatkan pekerjaan atau sudah memiliki pekerjaan namun berkeinginan untuk mencari tambahan uang saku, ada baiknya untuk mencoba menjelajah beberapa situs marketplace yang menyediakan jasa sebagai pekerja lepas atau freelance di bawah ini.

Freelancer.co.id

 
Sampai sejauh ini, freelancer Indonesia masih menjadi situs favorit para pencari kerja. Di situs ini ada banyak sekali pekerjaan yang ditawarkan dalam berbagai bidang seperti data entry, desain grafis, pengembangan situs web, pemasaran internet, dll.
Saat ini tercatat sudah ribuan orang bergabung pada situs ini dan siap bersaing memperebutkan pekerjaan.

Sribulancer


Selain freelancer, ada situs marketplace dalam negeri yang mulai populer dan telah memiliki banyak freelancer ataupun perusahaan pencari jasa. Sama seperti Freelancer Indonesia, ada beragam pekerjaan yang ditawarkan pada situs Sribulancer, Akan tetapi pada situs ini, kita akan menjumpai klien ataupun pekerjaan yang lebih lokal jika di banding freelancer. Hal ini juga dapat dilihat dari cara pembayaran.
Jika untuk freelancer kita akan menjumpai pembayaran dengan menggunakan kartu kredit atau PayPal, untuk Sribulancer pembayaran dapat dilakukan dengan transfer antar bank, yaitu klien akan melakukan pembayaran ke rekening Sribulancer yang berperan sebagai rekening bersama.

Projects.co.id


Berbeda dari situs marketplace Freelancer atau Sribulancer, dalam situs marketplace ini menawarkan plattform jual beli produk, sehingga pengguna Projects juga bisa melakukan kegiatan jual beli produk digital. Biasanya produk yang di jual bervariasi, seperti ebook, desain baju, software, dll.
Projects juga menyediakan program Affiliate Referral sebagai alternatif pasif income bagi pengguna. Pengguna hanya perlu mempromosikan Projects melalui URL yang telah disediakan. Nantinya, Projects bisa melacak siapa saja orang yang mendaftar di situs ini berdasarkan referral tersebut. Jika orang yang baru mendaftar tersebut berhasil melakukan transaksi, maka pengguna yang memberikan referral bisa mendapatkan komisi sebesar 10 persen hingga 20 persen (dari komisi yang didapat oleh Projects).

Fiverr 


Berbeda dengan ketiga situs di atas, Fiverr merupakan plattform tempat bertemunya para penjual ataupun pembeli dari belahan dunia manapun yang menawarkan berbagai macam jasa seperti graphic desain, videography, music, content writing dan masih banyak lagi. Biasanya banyak pemula yang mengawali pekerjaannya sebagai freelance di Fiverr ini. Untuk harga yang ditawarkan per project biasanya sebesar $5. Namun seiring meningkatnya skill dan kemampuan tentu kita dapat meningkatkan harga yang relevan.
Saat ini banyak orang yang mendapatkan pekerjaan lepas di situs ini, untuk pembayaran sendiri biasanya menggunakan PayPal dan akan di bayarkan setelah semua pekerjaan selesai di kerjakan.
Setelah berhasil menyelesaikan pekerjaan, jangan ragu untuk meminta review dari klien, karena review positif inilah yang akan digunakan untuk menarik klien selanjutnya.

Upwork


Situs marketplace yang hampir serupa dengan fiverr ini juga menawarkan lowongan pekerjaan dengan beragam bidang yang luas. Ada yang mengatakan Upwork adalah salah satu marketplace terbaik di dunia maya.
Buat yang tertarik untuk menjaring dollar di situs ini bersiaplah untuk mengikuti tes online yang biasanya akan dijadikan bagian dalam portofolio kita.

Sebenarnya Siapa Sih Penemu Bakso Hingga Menjadi Favorit Makanan Sejuta Umat?



Tau nggak sih kira-kira makanan apa yang banyak dicari saat musim penghujan tiba? yaps apalagi kalau bukan bakso. Dari aromanya yang khas sudah bisa tercium bagaimana kelezatan disetiap gigitannya. Sekarang  ini sudah banyak aneka macam bakso yang dijajakkan di pasaran, ada bakso ikan, bakso daging, bakso urat dan masih banyak lagi. Dari segi ukuran juga bervariasi, mulai dari yang mini, sedang, jumbo, hingga kini yang sedang hits adalah bakso beranak. Tak hanya saat musim penghujan tiba, sajian bakso dapat kita jumpai kapan saja, baik itu siang ataupun saat malam tiba. Sejenak kita lupakan dulu kelezatan si bulat yang mampu memanjakan lidah ini.
Pernah nggak sih kita ngebayangin siapa sebenarnya orang yang pertama kali memperkenalkan bakso yang sekarang menjadi makanan favorit sejuta umat? Berikut kisah singkatnya.
Pada awal abad ke 17 saat akhir Dinasti Ming, disebuah desa kecil bernama Fuzhou hiduplah seorang pria bernama Meng Bo. Dia adalah orang yang amat berbakti pada kedua orang tuanya. Meng Bo tinggal berdua hanya dengan Sang Ibu. Kondisi ibunya yang sudah mulai tua menyebabkan tidak dapat makan makanan yang keras lagi, termasuk daging. Karena giginya sudah mulai rapuh dang tanggal.
Meng Bo yang mengetahui jika ibunya gemar makan daging menjadi sedih melihat kondisi seperti ini. Dia pun bingung memikirkan berbagai cara bagaimana dapat mengolah daging agar bisa dimakan oleh ibunya. Suatu ketika Meng Bo melihat tetangganya menumbuk beras ketan untuk dijadikan kue mochi. Dari sinilah muncul sebuah ide. Meng Bo mengambil daging yang ada di dapur dan menumbuk daging tersebut dengan cara sama seperti yang dilakukan tetangganya dalam membuat mochi.  Setelah daging empuk, Meng Bo membentuknya menjadi bulatan-bulatan kecil sehingga ibunya dapat memakannya dengan mudah. Setelah bulatan kecil terbentuk, kemudian ia merebus adonan itu hingga tercium aroma daging yang lezat.
 Meng Bo menyajikan bakso itu kepada ibunya. Sang ibu merasa gembira karena tidak hanya mudah dimakan, tapi rasanya juga begitu baksonya lezat. Meng Bo sangat senang melihat ibunya dapat makan daging lagi. Kisah berbaktinya Meng Bo pada ibunya beserta resep baksonya, cepat menyebar ke seluruh kota Fuzhou. Konon dari sinilah akhirnya penduduk berdatangan untuk belajar membuat bakso lezat pada Meng Bo.
Banyak yang mengira jika bakso adalah makanan khas Indonesia, padahal sebenarnya asal muasal bakso adalah dari Tionghoa, meskipun demikian tetap saja makanan ini menjadi salah satu favorit sejuta umat. Kata bakso sendiri terdiri dari dua kata. Dalam bahasa hokian, bak artinya babi sedangkan so artinya makanan. Jadi, arti kata bakso adalah olahan makanan dari daging babi.
Karena di Indonesia sendiri mayoritas penduduknya muslim, jadi bakso sendiri diolah menggunakan daging sapi, ikan ataupun udang.
Nah itu tadi kisah singkat tentang penemu bakso dan asal muasal penamaan bakso di Indonesia. Semoga aja bisa nambah pengetahuan.