Inspirasi,

Kenal Lebih Dekat Dengan Nick Vujicic Motivator Dunia Yang Terlahir Tanpa Tangan dan Kaki

10.28 Patricia Dian 0 Comments




sumber:google
Siapa yang tidak kenal dengan Nick Vujicic? Pria yang dikenal sebagai penulis buku dan motivator dunia ini adalah salah satu tokoh yang mampu menginspirasi jutaan anak muda diseluruh dunia melalui kata-kata dahsyatnya yang mampu membangkitkan semangat hidup serta agar lebih mensyukuri kehidupan yang sudah dianugerahkan Sang Pencipta.
Nicholas James Vujicic lahir 4 December 1982 di Brisbane, Australia. Terlahir tanpa tangan dan kaki tak menjadikan Nick lantas menyerah terhadap kehidupan. Dengan kondisi yang berbeda, Nick sempat mengalami depresi. Saat berusia delapan tahun Nick pernah mencoba bunuh diri dengan menenggelamkan dirinya. Namun ia sadar, bahwa hidup harus disyukuri bagaimanapun keadaannya. Dari sinilah Nick mencoba bangkit, ia mulai belajar banyak hal seperti menulis menggunakan jari kaki, menggunakan komputer dengan tumit dan jarinya yang kecil, berenang, serta melakukan segala hal layaknya orang yang memiliki kondisi normal.
Nick menyadari bahwa kekurangan yang dimilikinya tidak harus disesali bahkan membatasi segala aktivitasnya. Ia pun berusaha melakukan yang terbaik dalam hidupnya. Di usianya  yang ke tujuh belas, ia mulai mendirikan organisasi hingga akhinya tahun 2005, Nick masuk nominasi dalam "Young Australia of The Year"Award.
Nick juga berhasil menyelesaikan pendidikannya di sebuah Universitas dengan dua jurusan sekaligus, yaitu perencanaan keuangan dan akuntansi. Nick mengawali karirnya sebagai seorang motivatior, kisah hidupnya yang inspiratif dianggap mampu memberikan spirit dan memotivasi bagi setiap orang. Saat ini Nick Vujicic, dikenal sebagai motivator dunia yang kerap memberikan motivasi ke berbagai negara. Salah satu buku yang ia tulis berjudul “Life Without Limits: Tanpa Lengan dan Tungkai, Aku Bisa Menaklukkan Dunia” berhasil menginsipirasi ribuan orang didunia.
Tidak hanya kisah hidupnya yang begitu inspiratif, perjalanan cinta Nick Vujicic juga mampu membuat siapapun merasakan keharuan begitu luar biasa. Layaknya pria pada umumnya, Nick Vujicic pun mendambakan seorang teman hidup. Tahun 2008 saat menjadi pembicara dalam sebuah acara, Nick bertemu dengan salah seorang temannya yang bernama Tammy bersama suaminya beserta temannya yang lain, yakni Yoshie dan Kanae Miyahara. Dari sanalah awal pertemuan Kanae Miyahara dan Nick. Di awal pertemuannya dengan Kanae, Nick ingin menjalin komunikasi supaya lebih mengenal Kanae dengan baik. Untuk itulah Nick berniat memberikan alamat emailnya supaya mereka dapat tetap berhubungan. Namun jawaban mengejutkan didapatkan dari Kanae, bahwa dia akan mendapatkan alamat emailnya dari Tammy temannya. Nick mengingat pesan sang Ayah, bahwasannya seorang pria sejati tidak akan mengemis.
Ketika Kanae bertemu dengan Nick, ia mengaku terkesan dengan pancaran kemurahan dan selera humornya yang sangat baik. Baginya, Nick begitu tampan dan pasangan sempurna. Keindahan hati jauh melebihi keindahan fisik, gadis cantik keturunan Mexico-Jepang seperti Kanae Miyahara bahkan jatuh cinta kepada Nick yang tak sempurna.
Setelah menjalani pacaran selama setahun, Nick memberanian diri untuk melamar Kanae. Mereka pun akhirnya melanjutkan cinta suci ke pelaminan dua hari sebelum hari valentine, yakni pada tanggal 12 Februari 2012. Pada saat pernikahan, banyak orang bertanya-tanya bagaimana cara Nick memasang cincin pernikahannya? Seluruh undangan dibuatnya berdecak kagum melihat aksi Nick yang begitu unik saat mengenakan cincin pada jari manis Kanae.

Baby, can I kiss your hands?" kata Nick
"I'm putting the ring all the way down on her finger." Kanae merasa Nick akan menggigit jarinya, tapi dia melihat bahwa ia sedang memasangkan sebuah cincin.
"Baby, I love you, would you love to marry me and spend the rest of your life with me?" kata Nick, Kanae pun menangis ” begitu pula dengan siapapun yang menyaksikan moment ini.

Setelah Nick Vijicic menikahi Kanae Miyahara menikah, mereka berdua dikaruniai seorang bayi laki-laki tepat tanggal 13 Februari 2013. Bayi mungil tersebut diberi nama Kiyoshi James Vujicic. Kini merekapun hidup bahagia dan menetap di South California.
Sampai sekarang Nick masih setia memberitakan kesaksian tentang kabar baik ke seluruh dunia dan mampu mengubah hidup ribuan orang
sumber:google
Dari Nick Vujicic kita dapat belajar beberapa hal tentang kehidupan. Diantaranya adalah belajar mensyukuri atas kehidupan yang kita miliki. Seringkali kita mengeluhkan segala hal yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, kurang mensyukuri apa yang kita dapatkan. Padahal sejatinya tiap orang terlahir dengan potensi yang berbeda-beda dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tinggal bagaimanakan kesiapan dari masing-masing individu untuk menangkap setiap peluang dan kesempatan yang ada. Jika Nick Vujicic berhasil mengubah kekurangan menjadi suatu kelebihan yang dapat membawanya pada kesuksesan, bagaimana dengan kita?
Dari kisah cinta Kanae dan Nick kitapun mengerti bahwa menjadi pasangan yang saling melengkapi dan menghidupi cinta bukan hanya dilihat dari sisi luar, tetapi lebih dari itu dari keindahan dan ketulusan yang terpancar dari dalam.
Nah buat kalian yang masih masih plin-plan dalam menentukan pasangan, alangkah baiknya kita mengambil hikmah dari sepenggal kisah cinta Nick bahwa kesempurnaan fisik bukan lah segalanya. Tapi cinta dan ketulusan adalah segalanya.

0 komentar: