Inspirasi,

Mengenal Sosok Ribut Waidi

11.27 Patricia Dian 0 Comments



Ditengah kemacetan pembangunan underpass di Jatingaleh, saya menemukan sebuah pemadangan unik. Bukan tentang kemacetan yang kian hari semakin bertambah, bukan pula proses pembangunan yang tak kunjung usai. Melainkan sebuah pemandangan unik disebelah kiri jalan, dimana beberapa petugas sedang memindahkan sebuah patung yang berdiri kokoh dengan gayanya yang sedang menendang bola. Patung tersebut berada di ujung Jalan Karangrejo atau tepatnya tepatnya pinggir jalan sebelum PLN Jatingaleh.
Buat kalian warga Semarang atau yang tinggal di Sekitar Jatingaleh tentu sudah tidak asing dengan keberadaan patung seperti pada gambar. Begitu juga dengan saya yang sudah beberapa tahun tinggal di Semarang bahkan kerap melewati tempat ini.
Pernahkah kalian menebak-nebak dalam hati, siapakah sosok tersebut hingga dibuatkan sebuah patung. Dalam hati, saya meyakini bahwa sosok tersebut sudah pasti orang yang telah berjasa atau pahlawan yang dikenang jasa-jasanya. Dan benar saja kekepoan saya membawa saya menemukan sebuah jawaban tentang siapa sosok dibalik patung tersebut.
Dia adalah Ribut Waidi, yang merupakan salah satu legenda sepak bola Indonesia khususnya PSIS Semarang. Ribut Waidi lahir di Trangkil, Pati, Jateng, 5 Desember 1962. Ribut Waidi ikut mengantarkan PSIS Semarang meraih gelar juara Perserikatan pada tahun 1987. Ribut Waidi kemudian dipanggil PSSI untuk membela tim nasional di SEA Games 1987 Jakarta. Nama Ribut Waidi semakin dikenal setelah ia berhasil mencetak satu-satunyanya gol kemenangan Indonesia atas Malaysia yang juga merupakan medali emas pertama cabang sepak bola di arena SEA Games. Dari sinilah kemudian Ribut Waidi selalu dipanggil ke Tim Nasional sepanjang tahun 1986-1990. Selain Sea Games Ribut Waidi juga telah membela Tim Nasional ke Piala Kemerdekaan, kualifikasi Piala Asia, serta Pra-Piala Dunia.
Pemain bernomor punggung 10 ini meninggal di Semarang saat berusia 49 tahun tepatnya tanggal 3 Juni 2012. Untuk mengingat jasa serta pengabdiannya, Pemerintah Kota Semarang kemudian mendirikan patung Ribut Waidi yang sedang menggiring bola di Jalan Karangrejo, jalur utama menuju Stadion Jatidiri, Semarang. Ribut Waidi merupakan salah satu legenda sepak bola Indonesia.




0 komentar: