Kamis, 21 Februari 2019

Review Novel Kata Karya Rintik Sedu


Hari ini kita dimanjakan dengan kehadiran platform menulis dan membaca novel seperti Wattpad ataupun Storial. Dari sinilah kemudian lahir sederet nama juga cerita menarik yang mampu memikat penerbit untuk membukukan karya mereka. Salah satunya adalah novel berjudul Kata yang ditulis oleh Rintik Sedu. Sebelum kemudian lahir buku fisik, cerita ini telah dibaca ribuan kali di Wattpad.




Judul buku    : Kata
Karya            : Rintik Sedu
Tahun terbit  : 2018
Penerbit       : Gagas Media


Sukses dengan kisah #GeezdanAnn, Rintik Sedu berhasil memikat pembacanya melalui kisah gadis bernama Binta atau yang juga disapa Senjani itu. Meski alur yang dipakai untuk menuliskan kisah manis ini campuran, penulis dengan jelas menjabarkan adegan demi dengan jelas sehingga tidak membuat bingung pembacanya.

Dikisahkan Binta adalah seorang mahasiswi komunikasi yang berparas cantik. Sayang sifat Binta yang tertutup dan cuek membuatnya tak memiliki banyak teman. Binta  seolah tenggelam dalam dunianya sendiri yang memiliki permasalahan kompleks, mulai dari keluarga juga asmara.

Binta hidup berdua dengan mamanya yang mengidap penyakit skizofrenia, sedangkan papanya pergi entah kemana. Sejak saat itulah hari-hari Binta menjadi kelam. Waktu Binta dihabiskan untuk menemani sang mama yang kian hari tidak menunjukkan perubahan. Beruntung Binta masih punya Cahyo satu-satunya teman yang mungkin Binta punya.

Kehidupan Binta di kampus juga tak begitu menyenangkan, Binta sengaja membatasi pergaulannya dan berupaya untuk tidak jatuh hati dengan siapapun. Obsesinya pada seseorang yang begitu dicintai sampai trauma akan apa yang papanya lakukan membuat Binta jadi seperti ini. Sampai pada akhirnya munculah Nugraha yang mengusik kehidupannya, termasuk perasaan Binta.

Nugraha atau Nug digambarkan sebagai seorang yang memiliki seribu kotak kesabaran terlebih dalam menghadapi Binta yang begitu jutek. Di awal kedekatannya dengan Binta, Nugraha sempat mengalami penolakan tapi disinilah kegigihan Nug yang hampir saja membuat Binta luluh.

Nugraha terus berupaya memperoleh perhatian Binta dengan beberapa sikap manis serta perhatiannya yang juga diberikan pada sang mama. Akan tetapi apa yang dilakukan Nugraha belum mampu meyakinkan Binta. Bahkan yang terjadi Binta berupaya menjauh dan selalu meminta Nugraha pergi dan menyerah.

Bukan Nugraha jika akhirnya memilih menyerah dan pergi, seperti hero yang memiliki lebih dari satu nyawa Nug pantang menyerah. Sementara Binta, seolah menyerah dengan masa lalu yang terus membelenggunya.
Di pertengahan cerita muncul satu nama yang hadirnya begitu jarang tersingkap tetapi jadi latar belakang kehidupan Binta. Ia bernama Biru. Biru adalah satu-satunya alasan Binta untuk melanjutkan hidupnya.

Setelah terpisah puluhan tahun, berkat Cahyo Binta dipertemukan kembali dengan Biru di sebuah tempat bernama Banda Neira. Alih-alih mendapatkan kepastian akan kisahnya bersama Biru yang selama ini menggantung, Binta justru dihadapkan pada kenyataan jika Biru selama ini hanya menganggapnya tidak lebih dari seorang sahabat. 
Biru terpaksa membohongi perasaannya karena menurutnya inilah cara terbaik yang bisa dilakukan mengingat masa depan Biru yang baginya belum jelas. Sementara Binta, kepulangannya ke Jakarta tidak membuat hatinya membaik. Binta semakin rapuh, hari-harinya semakin tak berdaya. Beruntung Nugraha selalu ada seolah menjadi penawar. Apakah kisah bereka berakhir sampai di sini? 

Belum, cerita semakin rumit dengan keterlibatan Sinta yang merupakan mantan kekasih Nugraha. Binta bermaksud membuat Nug dan Sinta kembali dekat, padahal jauh dalam hatinya ada perasaan aneh saat melihat Nugraha bersama Sinta.

Nugraha, Biru, serta Binta sama-sama membelakangi serta sama-sama pergi. Mereka perlu beberapa kata untuk menuturkan perasaan. Binta yang marah melihat Nugraha bersama Sinta dikejutkan dengan kehadiran Biru yang tiba-tiba. Kedatangan Biru yang secara tiba-tiba tidak lain ingin mengajak Binta hidup bersamanya dan meninggalkan Jakarta menuju Banda Neira. 

Nugraha yang mengetahui kabar tersebut dari Cahyo berusaha mencegahnya, sayang keputusan Binta sudah bulat. Hidup bersama Biru adalah tujuan hidup Binta. Sementara itu Nugraha mendapat beasiswa ke Australia. Nug bisa saja membatalkan kepergiannya asal Binta yang meminta, sayang Binta tak pernah mau melalukan itu.

Bagaimana akhir kisah Biru, Binta dan Nugraha. Akankah Biru membawa Binta ke Banda Neira dan bersediakah Binta menghabiskan hidup bersama Biru.Lantas bagaimana dengan kepergian Nugraha ke Australia?

Ah, semua kisah manis ini dapat kalian baca dalam novel berjudul Kata, karya Rintik Sedu. Novel ini keren banget, keseluruhan cerita dikemas dengan bahasa yang menarik dan mudah dimengerti. So, selamat membaca ya…
 
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar